Jumat, 15 November 2013

Sentimen Global Dorong Rebound IHSG

agfeed
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Arif Wicaksono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (14/11/2013) kemarin berhasil melakukan technical rebound dan mampu ditutup menguat dengan besaran penguatan lebih dari 1 persen setelah sebelumnya sempat mengalami koreksi selama 4 hari secara beruntun.
Teuku Hendry Andrean, Research Analyst PT Danpac Sekuritase, menuturkan penguatan IHSG ini mengikuti tren positif bursa regional Asia lainnya dan pembukaan positif bursa Eropa yang merespon penguatan bursa AS. Penguatan ini dipicu oleh pernyataan calon kuat presiden The Fed, Janet Yellen.
"Sentimen positif datang dari kelangsungan program stimulus. Adanya beberapa data positif ekonomi AS dalam beberapa hari terakhir ini, (yang membuat kemungkinan taperring off dilakukan), tampak batal seiring dengan sinyalemen Janet," kata Teuku Hendry di Jakarta, Jumat (15/11/2013).
Bursa global pada perdagangan semalam terlihat ditutup dalam kondisi tren menguat dimana bursa Eropa dan bursa AS terlihat sama-sama ditutup merata menguat.
Penguatan merata pada bursa Eropa semalam dipengaruhi oleh pernyataan dari Janet Yellen, calon kuat presiden The Fed pengganti Ben Bernanke dimana dia masih mendukung adanya program stimulus meski PDB kuartal III 2013 AS terlihat semakin baik.
Meskipun pertumbuhan Nonfarm Payroll AS di bulan Oktober terlihat baik, ekonomi AS masih membutuhkan stimulus moneter yang telah berjalan selama ini. Sikap Janet Yellen tersebut membuat spekulasi Tapering Off di bulan Desember nanti kembali memudar.
Penguatan bursa global semalam serta tidak adanya kejutan atau konfrontasi dalam testimoni Janet Yellen di depan Kongres AS semalam diperkirakan akan membuat bursa Asia berpotensi melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini.
"IHSG kami perkirakan berpeluang untuk melanjutkan tren penguatannya di akhir pekan ini mengacu pada kondisi bursa global dan regional yang terlihat kondusif. IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level support 4.333 - 4.345 dan level resistance 4.392 - 4.404," jelasnya.

Kamis, 14 November 2013

Uji Coba Kembalikan Jakarta Fair ke Monas, Jokowi Gelar PPKD 2013

Uji Coba Kembalikan Jakarta Fair ke Monas, Jokowi Gelar PPKD 2013
PEKAN Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair yang selama belasan tahun berlangsung di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat sebagai pesta rakyat dianggap semakin tidak merakyat.
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi pun berencana untuk mengembalikan ajang tersebut ke "rumah asal"-nya di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.
Sebagai uji coba, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) 2013, yang dianggap sebagai wajah baru PRJ.
Acara yang dikonsep untuk memeriahkan ulang tahun Jakarta ke-486 itu, akan digelar pada 14 hingga 16 Juni mendatang di Silang Barat Daya Monas, Gambir, Jakarta Pusat.
Berbeda dengan PRJ yang saat ini digelar di JIExpo, Kemayoran, PPKD 2013 mengedepankan produk-produk tradisional Betawi. Bukan bazaar produk-produk mewah.
"Yang ditampilkan di sini, kriterianya harus kreatif dan khas. Kerak telor, bir pletok, silakan. Kemudian permainan, pakaian, termasuk perilaku, semua harus mencerminkan masyarakat Betawi," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Andy Baso, dalam jumpa persnya di Balai Kota, Rabu (12/6).
Selain pameran produk, dalam PPKD 2013 juga akan diselenggarakan seminar dan gelar seni budaya yang akan menampilkan beragam kesenian khas Jakarta.Andy mengungkapkan, kegiatan PPKD 2013 dapat menjadi embrio bagi penyelenggaraan PRJ yang baru.
Wacana pemindahan PRJ ke Monas sudah menjadi perhatian khusus para pelaku bisnis, khususnya pengusaha mikro dan kecil.
Rencananya, PPKD 2013 akan dibuka langsung oleh Gubernur Jokowi.

Remaja Laki-laki Berotot Bisa Hidup Lebih lama

Berita Satu












Otot yang lemah ternyata sama seperti obesitas dan hipertensi, dapat meningkatkan risiko kematian dini.
Sebuah studi terkini menemukan, bahwa otot seorang remaja laki-laki ternyata dapat memprediksi berapa lama ia hidup.
Kesimpulan ini didapat setelah para ahli dari Swedia melacak lebih dari satu juta remaja laki-laki selama 24 tahun. Alhasil mereka menemukan, bahwa kekuatan otot yang rendah -- kaki dan otot lengan yang lemah - meningkatan risiko kematian dini.
Dari hasil penelitian itulah mereka percaya, bahwa kekuatan otot mencerminkan kebugaran tubuhnya secara umum.
Namun para ahli menekankan, bahwa temuan tersebut tidak berarti membangun otot lantas membuat hidup Anda bisa lebih lama.
Pengaruh otot yang lemah bagi kebugaran dan kesehatan tubuh, lanjut mereka, ternyata mirip dengan faktor risiko kematian dini, seperti obesitas dan tekanan darah tinggi.
Ketika para peneliti memperhitungkan faktor-faktor risiko yang lebih dikenal, mereka menemukan hubungan antara kematian dini dengan kekuatan otot peserta yang diamati.
Dalam penelitian tersebut juga ditemukan, bahwa anak laki-laki berusia 16-19 tahun yang memiliki tingkat kekuatan otot terendah memiliki risiko tertinggi meninggal sebelum mereka mencapai usia pertengahan 50-an.
Sementara laki-laki bertubuh kurus dan gemuk, kata para ahli, mempunyai nasib buruk yang sama dalam hal harapan hidup jika mereka memiliki otot yang lemah. Sedangkan lelaki kekar lebih memiliki peluang bertahan hidup yang lebih baik bahkan jika mereka kelebihan berat badan.
Beranjak dari temuan itulah, Profesor Stephen Evans, dari The London School of Hygiene and Tropical Medicinepara menyarankan, agar di usia berapa pun anak laki-laki harus aktif secara fisik untuk risiko berbagai penyakit di kemudian hari.
"Selain itu, mereka juga harus menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan, serta meningkatkan konsentrasinya di sekolah," tutupnya.

3 Herbal Untuk Mengatasi Impotensi

Berita Satu











Ginseng, Tongkat Ali dan Rhodiola Rosea terbukti mampu meningkatkan fungsi ereksi.
Ada beberapa pilihan pengobatan untuk mengatasi disfungsi ereksi atau impotensi.
Selain menjalani beberapa pengobatan medis seperti obat oral, terapi hormon, pompa atau implan, operasi dan konseling psikologis, Anda juga dapat mengatasinya dengan herbal.
Dr Manny, pengasuh rubrik kesehatan dan Chris Kilham, The Hunter Medicine dari Foxnews, Jumat (23/11), mengatakan, ada tiga herbal yang bisa mengatasi keluhan tersebut. Apa saja?
Tongkat Ali
Ramuan dari Asia yang telah diteliti oleh para pakar reproduksi ini dilaporkan bisa meningkatkan kemampuan ereksi lelaki paruh baya sekitar 80 persen.
Ginseng Merah
Dua studi tentang khasiat ginseng merah menunjukkan, bahwa mengonsumsi hingga 900 miligram ginseng merah bisa meningkatkan fungsi ereksi lebih dari 60 persen.
Rhodiola Rosea
Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa lelaki paruh baya yang sehari-harinya mengonsumsi beberapa ratus miligram ekstrak Rhodiola rosea mengalami peningkatan fungsi ereksi sebanyak 68 persen.

Petenis Putri Spanyol Disanksi 2 Tahun

Petenis Putri Spanyol Disanksi 2 Tahun













Satu tamparan menimpa dunia tenis Spanyol, saat salah satu petenis putrinya, Llagostera Vives dilarang tampil selama dua tahun. Penyebabnya adalah hasil tes menunjukkan bahwa dirinya positif menggunakan doping jenis methamphetamine.
Petenis berusia 33 tahun itu memberikan sampel urinnya, usai mengikuti turnamen di Stanford Juli lalu di nomor ganda. Setelah analisis di laboratorium terakreditasi WADA, Montreal, bahwa tubuhnya mengandung zat terlarang.
"Sebuah sidang independen yang telah diadakan (pada 29 Oktober), di mana Llagostera Vives, tidak mampu menjelaskan bagaimana d-amfetamin masuk ke dalam tubuhnya," demikian pernyataan dari ITF, seperti dilansir Yahoosports, Selasa (12/11/2013).
"Hasilnya dia diskors dari partisipasi bidang olahraga untuk jangka waktu dalam dua tahun, terhitung sejak 8 September 2013, tanggal di mana dia untuk sementara diberikan sanksi, dan akan berakhir pada tanggal 7 September 2015," tegas pernyataan tersebut.
Sepanjang kariernya, Vives pernah menjuarai WTA Tour Championships pada 2009 silam untuk nomor ganda putri. Dia juga telah meraih dua gelar di kategori single dan 16 gelar di nomor ganda.

Jinakkan Nadal, Djokovic Pertahankan Gelar

Jinakkan Nadal, Djokovic Pertahankan Gelar










            


 Petenis Serbia, Novak Djokovic sukses mempertahankan gelar ATP World Tour Final, usai mengalahkan Rafael Nadal di final, Selasa (12/11/2013) pagi WIB. Tak tanggung-tanggung, The Joker-julukan Djokovic- hanya menjinakkan raja Tenis dunia itu dengan dua set saja 6-3 6-4.
Nadal datang ke final, usai menundukkan petenis asal Swiss, Roger Federer dengan dua set langsung 7-5 6-3. Sedangkan Djokovic, tampil perkasa pada babak semifinal dengan menyingkirkan petenis Swiss lainnya, Stanislas Wawrinka 6-3 6-3.
Nadal memulai set pertama dengan gugup mampu merebut tiga poin langsung. Namun tak lama kemudian, Djokovic mendominasi sepanjang laga, sekaligus meraih set pertama dengan skor 6-3 atas Nadal.
Nadal yang sudah memastikan dirinya sebagai petenis nomor satu dunia sebelum turnamen ini, sempat memberikan perlawanan pada set kedua. Empat game mampu diraihnya, namun Djokovic yang tampil lebih tenang, mampu menyelesaikan set kedua dengan 6-4.
Hasil gemilang ini juga sekaligus membungkus kemenangan ketiga Djokovic di turnamen ini. Sementara sepanjang turnamen ini digelar, Djokovic telah meraih tiga gelar, di mana selain tahun ini, dia juga menggenggam juara ATP World Tour Final pada tahun 2008 dan 2012.

Musim Emosional Nadal

Musim Emosional Nadal














 Menjadi nomor satu dunia adalah impian semua petenis, dan kini status itu diemban oleh Rafael Nadal. Sukses meraih gelar paling bergengsi tersebut, petenis asal Spanyol itu menganggap tahun 2013 adalah musim yang emosional baginya.
Nadal bangkit dari cedera lutut serius, untuk mengklaim posisi puncak ranking dunia, setelah memenangkan beberapa gelar grand slam, seperti French Open dan US Open. Sayang, akhir tahunnya tercoreng.
Petenis asal Spanyol tersebut gagal menjuarai gelar ATP World Tour Finals di London, setelah takluk di final atas petenis asal Serbia, Novak Djokovic dengan dua set langsung, 6-3 6-4.
"Pertama-tama, saya ingin katakan selamat kepada pemain super seperti Novak (Djokovic). Saya berharap yang terbaik untuk keberuntungannya di Piala Davis, Anda layak mendapatkannya," ucap Nadal seperti dilansir Sports Mole, Selasa (12/11/2013).
"Tak diragukan lagi ini merupakan musim yang paling emosional dalam karier saya. Untuk memainkan pertandingan terakhir di stadion ini adalah kesempatan yang fantastis bagi saya bahkan jika saya tidak memiliki kesempatan untuk menang hari ini, karena saya bermain melawan pemain fantastis seperti Novak," tegasnya.