Rabu, 29 Januari 2014

Veteran Perang Difabel Adu Cepat di Reli Dakar 2014

Previous1 of 21Next
Tim MSN Cars berpartisipasi dalam Reli Dakar 2014 dan membuntuti tim Race2Recovery - skuad mantan perwira militer difabel yang bersama-sama menerima tantangan untuk berpartisipasi dalam balapan motorsport paling sulit di dunia. Tim tersebut beranggotakan para personel militer dan veteran perang Afghanistan dengan anggota tubuh yang diamputasi. Mereka akan berusaha mencapai garis finish dengan melalui lintasan sejauh 5.000 mil (setara 8.046,72km). Galeri ini berikut ini merupakan kisah dari upaya mereka untuk sampai di garis finish.
Podium awal Reli Dakar 2014 berada di Rosario, Argentina. Race2Recovery berpartisipasi dengan membawa dua mobil reli Wildcat dan sebuah truk pendukung balapan, yang dikenal dalam istilah Reli Dakar sebagai T4. Di podium ini, semua peserta ditonton oleh kerumunan banyak orang dan menjadi awal dari upaya mereka untuk menyentuh garis finish.

Veteran Perang Difabel Adu Cepat di Reli Dakar 2014

Previous1 of 21Next
Tim MSN Cars berpartisipasi dalam Reli Dakar 2014 dan membuntuti tim Race2Recovery - skuad mantan perwira militer difabel yang bersama-sama menerima tantangan untuk berpartisipasi dalam balapan motorsport paling sulit di dunia. Tim tersebut beranggotakan para personel militer dan veteran perang Afghanistan dengan anggota tubuh yang diamputasi. Mereka akan berusaha mencapai garis finish dengan melalui lintasan sejauh 5.000 mil (setara 8.046,72km). Galeri ini berikut ini merupakan kisah dari upaya mereka untuk sampai di garis finish.
Podium awal Reli Dakar 2014 berada di Rosario, Argentina. Race2Recovery berpartisipasi dengan membawa dua mobil reli Wildcat dan sebuah truk pendukung balapan, yang dikenal dalam istilah Reli Dakar sebagai T4. Di podium ini, semua peserta ditonton oleh kerumunan banyak orang dan menjadi awal dari upaya mereka untuk menyentuh garis finish.

Veteran Perang Difabel Adu Cepat di Reli Dakar 2014

Previous1 of 21Next
Tim MSN Cars berpartisipasi dalam Reli Dakar 2014 dan membuntuti tim Race2Recovery - skuad mantan perwira militer difabel yang bersama-sama menerima tantangan untuk berpartisipasi dalam balapan motorsport paling sulit di dunia. Tim tersebut beranggotakan para personel militer dan veteran perang Afghanistan dengan anggota tubuh yang diamputasi. Mereka akan berusaha mencapai garis finish dengan melalui lintasan sejauh 5.000 mil (setara 8.046,72km). Galeri ini berikut ini merupakan kisah dari upaya mereka untuk sampai di garis finish.
Podium awal Reli Dakar 2014 berada di Rosario, Argentina. Race2Recovery berpartisipasi dengan membawa dua mobil reli Wildcat dan sebuah truk pendukung balapan, yang dikenal dalam istilah Reli Dakar sebagai T4. Di podium ini, semua peserta ditonton oleh kerumunan banyak orang dan menjadi awal dari upaya mereka untuk menyentuh garis finish.

Veteran Perang Difabel Adu Cepat di Reli Dakar 2014

Previous1 of 21Next
Tim MSN Cars berpartisipasi dalam Reli Dakar 2014 dan membuntuti tim Race2Recovery - skuad mantan perwira militer difabel yang bersama-sama menerima tantangan untuk berpartisipasi dalam balapan motorsport paling sulit di dunia. Tim tersebut beranggotakan para personel militer dan veteran perang Afghanistan dengan anggota tubuh yang diamputasi. Mereka akan berusaha mencapai garis finish dengan melalui lintasan sejauh 5.000 mil (setara 8.046,72km). Galeri ini berikut ini merupakan kisah dari upaya mereka untuk sampai di garis finish.
Podium awal Reli Dakar 2014 berada di Rosario, Argentina. Race2Recovery berpartisipasi dengan membawa dua mobil reli Wildcat dan sebuah truk pendukung balapan, yang dikenal dalam istilah Reli Dakar sebagai T4. Di podium ini, semua peserta ditonton oleh kerumunan banyak orang dan menjadi awal dari upaya mereka untuk menyentuh garis finish.

Veteran Perang Difabel Adu Cepat di Reli Dakar 2014

Previous1 of 21Next
Tim MSN Cars berpartisipasi dalam Reli Dakar 2014 dan membuntuti tim Race2Recovery - skuad mantan perwira militer difabel yang bersama-sama menerima tantangan untuk berpartisipasi dalam balapan motorsport paling sulit di dunia. Tim tersebut beranggotakan para personel militer dan veteran perang Afghanistan dengan anggota tubuh yang diamputasi. Mereka akan berusaha mencapai garis finish dengan melalui lintasan sejauh 5.000 mil (setara 8.046,72km). Galeri ini berikut ini merupakan kisah dari upaya mereka untuk sampai di garis finish.
Podium awal Reli Dakar 2014 berada di Rosario, Argentina. Race2Recovery berpartisipasi dengan membawa dua mobil reli Wildcat dan sebuah truk pendukung balapan, yang dikenal dalam istilah Reli Dakar sebagai T4. Di podium ini, semua peserta ditonton oleh kerumunan banyak orang dan menjadi awal dari upaya mereka untuk menyentuh garis finish.

Veteran Perang Difabel Adu Cepat di Reli Dakar 2014

Previous1 of 21Next
Tim MSN Cars berpartisipasi dalam Reli Dakar 2014 dan membuntuti tim Race2Recovery - skuad mantan perwira militer difabel yang bersama-sama menerima tantangan untuk berpartisipasi dalam balapan motorsport paling sulit di dunia. Tim tersebut beranggotakan para personel militer dan veteran perang Afghanistan dengan anggota tubuh yang diamputasi. Mereka akan berusaha mencapai garis finish dengan melalui lintasan sejauh 5.000 mil (setara 8.046,72km). Galeri ini berikut ini merupakan kisah dari upaya mereka untuk sampai di garis finish.
Podium awal Reli Dakar 2014 berada di Rosario, Argentina. Race2Recovery berpartisipasi dengan membawa dua mobil reli Wildcat dan sebuah truk pendukung balapan, yang dikenal dalam istilah Reli Dakar sebagai T4. Di podium ini, semua peserta ditonton oleh kerumunan banyak orang dan menjadi awal dari upaya mereka untuk menyentuh garis finish.

Tabrakan Hamilton Awali Tes Pramusim F1

Tes pramusim F1 (© Rex Features)
Next
Previous
Rex FeaturesSHOW THUMBNAILS
Previous1 of 20Next
Hari pertama pramusim Formula Satu di Jerez, Spanyol, Selasa (28/1), tidak berjalan baik. Kecelakaan yang dialami pembalap Mercedes, Lewis Hamilton terhadap mobil barunya (foto atas), menjadi hal buruk di hari pembuka.
Sayap depan mobil W05 Mercedes tidak bekerja dengan baik untuk mengurangi kecepatan di putaran pertama. Sehingga mobil melaju lurus dan menabrak pembatas jalan, namun pengendaranya, Hamilton tidak mengalami cedera parah.
Pembalap asal Inggris tersebut justru memandang positif pencapaian bersama timnya, yang berhasil mencatatkan putaran lap terbanyak dibanding tim-tim lainnya sebelum akhirnya disusul Ferrari, dengan pembalap anyarnya, Kimi Raikkonen. Terutama jika melihat adapatasi yang harus dilakukan pembalap dengan mobil-mobil barunya.
"Terlepas dari akhir yang saya alami (kecelakaan), hari ini cukup baik. Kamilah tim pertama yang dapat lolos dari tes hari ini dan setelah melewati masa sulit, dimana semua pembalap mengendarai mobil baru untuk kali pertamanya. Ini langkah positif buat kami, menyelesaikan putaran lap terbanyak. Di sini adalah tempat untuk melakukan tes dan mudah bagi pembalap mengalami kegugupan, namun kami akan melewatinya," ucap Hamilton, seperti dilansir PlanetF1.
Selain kecelakaan Hamilton, pengunduran diri Marussia di hari pertama tes juga melengkapi pramusim F1. Dikonfirmasi langsung Marussia, tim mengalami gangguan teknis sehingga tidak dapat terlibat di hari pertama di Jerez.
Selain Marussia, tim Caterham juga tidak dapat mengikuti pramusim tepat waktu. Mobil baru mereka belum bisa diluncurkan tepat pada waktunya.
Mundurnya kedua tim tersebut, menyisakan hanya 8 tim yang terlibat di hari pertama dan hanya 3 tim yang memulainya lebih awal. Yakni, Mercedes, Ferrari, dan Toro Rosso. Hanya Raikkonen yang berhasil mencatatkan raihan waktu dan lap terbaik sejak Hamilton mengalami kecelakaan. Namun pembalap asal Finlandia tersebut juga tak luput dari masalah, karena mobilnya dihentikan tim, untuk tindakan keamanan.